Terletak di pusat Kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Siring 0 Kilometer adalah salah satu ikon wisata yang paling dikenal di Kalimantan Selatan. Kawasan ini berada tepat di tepi Sungai Martapura, sungai yang menjadi nadi kehidupan masyarakat Banjar sejak dahulu kala. Dinamakan “0 Kilometer” karena kawasan ini merupakan titik awal pengukuran jarak di Kota Banjarmasin.
Dulu, tempat ini hanyalah area tepi sungai biasa. Namun sejak awal 2000-an, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan revitalisasi besar-besaran untuk menghidupkan kembali kawasan tepian sungai. Kini, Siring 0 Km telah menjelma menjadi ruang publik yang modern, hijau, dan nyaman tempat di mana warga dan wisatawan berkumpul untuk menikmati keindahan alam khas kota sungai.
Sepanjang kawasan ini, pengunjung akan menemukan jalan setapak untuk pejalan kaki, kursi-kursi santai, taman kecil, dan pepohonan rindang yang menghadirkan suasana sejuk di tengah kota. Di salah satu sudutnya terdapat monumen 0 Km, spot favorit untuk berfoto sekaligus simbol dimulainya cerita panjang Kota Banjarmasin.
Tidak jauh dari area utama, terdapat dermaga kecil tempat perahu-perahu tradisional disebut klotok bersandar. Dari sini, wisatawan dapat menyusuri Sungai Martapura dan merasakan sensasi wisata sungai yang autentik. Salah satu rute paling digemari adalah menuju Pasar Terapung Lok Baintan, pasar di atas air yang menggambarkan kehidupan masyarakat sungai yang masih lestari hingga kini.
Saat malam tiba, suasana Siring 0 Km berubah menjadi lebih romantis dan semarak. Lampu-lampu hias mulai menyala, memantulkan cahaya di permukaan sungai. Area ini menjadi tempat bersantai favorit untuk menikmati angin malam, berbincang bersama keluarga, atau sekadar duduk mengamati aliran air yang tenang.
Lebih dari sekadar tempat rekreasi, Siring 0 Km adalah wajah baru Banjarmasin sebuah ruang publik yang menyatukan budaya, sejarah, dan kehidupan sungai dalam satu lanskap indah yang dapat dinikmati siapa saja.